Assalamualaikum Every Body Welcome to my blog Tono Khisimoto Iruka Tansal and i hope usefull for me and you

Advertisement (468 x 60px )

Sabtu, 20 Februari 2010

pergeseran nilai budaya pada masyarakat Indonesia


Abstract

Nilai budaya sebagai salah satu wujud kebudayaan terus mengalami pergeseran. Nilai budaya merupakan pengarah tindakan manusia dalam menjalani aktifitas hidupnya. Pergeseran nilai budaya di Indonesia dapat di lihat dari beberapa fenomena yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Dalam tulisan ini dikaji fenomena-fenomena yang menyangkut feodalisme-egalitarianisme, Spiritual-material, tradisi modern, Globalisasi dan transformasi nilai-nilai.


Menyimak Pergeseran Budaya dikalangan Remaja dan Prilaku Hedonisme dikalangan Remaja

Kalau Anda berkenan untuk sejenak berhenti dari kesibukan membuat tugas kuliah atau diskusi tentang mata kuliah, baik kalau kita menjadi lebih kritis untuk mengamati kecenderungan perilaku kaum muda remaja dewasa ini yang tentunya menarik untuk dipikirkan bersama.

Semakin pesatnya tren kapitalisme dan konglomerasi elite tertentu maka pertumbuhan kwantitatif tempat-tempat hiburan dan pusat-pusat perbelanjaan semakin berkembang bak jamur dimusim hujan. Fenomena tersebut secara langsung ataupun tidak langsung mempengaruhi budaya dan pola hidup kaum muda remaja sekarang. Pergeseran budaya mulai menjangkiti kaum muda remaja tanpa kompromi dan eksodus besar-besaran tentang paradigma berpikir kaum muda remaja, dari budaya timur menuju budaya barat. Anda dapat melihat kaum muda remaja hedonis bersliweran dengan berbagai mode rambut dengan busana thank top atau junkies, dan alat-alat digital lainnya. Iklim masyarakat sekarang jauh berbeda dengan masyarakat tempo dulu. Namun, bila gejala ini kita telaah lebih lanjut bahwa kaum muda remaja telah jatuh kedalam euforia budaya pop. Selanjutnya kaum muda remaja yang seharusnya menjadi homo significans malahan jatuh kedalam pendangkalan nilai hidup.

Tulisan ini hanya mengajak para pembaca untuk merenungi dampak globalisasi tanpa harus terjerat ke dalam arus pendangkalan hidup post-modernisasi dan bagaimana hal tersebut tidak menggerogoti nilai-nilai positif yang menjadi warisan budaya kita.

Euforia Budaya Pop Remaja : Buah Globalisasi

Manusia harus berubah. Itulah hal yang mendasar yang perlu dipikirkan secara bersama. Memang benar bahwasannya manusia dengan segala budaya dan akal budinya harus dikembangkan seoptimal mungkin, karena akan semakin mengkokohkan kedudukannya dimuka bumi sebagai God Creature yang sempurna dibandingkan dengan ciptaan lainnya.

Kali ini, manusia beralih menuju rentang waktu yang kontradiksional dengan fase-fase sebelumnya, yaitu fase globalisasi. Di satu sisi manusia memang dituntut untuk berkembang menuju kearah yang lebih modern, baik aspek teknologi, hukum, sosial/kesejahteraan sosial, politik, demokrasi, dan semua sistem lainnya harus disempurnakan. Teknologi bidang informatika, kedokteran, bioteknologi, dan transportasi mengalami perkembangan yang begitu dahsyat mengatasi batas-batas ruang dan waktu.
Namun, tidak boleh dilupakan bahwa hasil perkembangan manusia bersifat relatif dan ambivalen. Pengaruh negatif dari globalisasi adalah euforia budaya pop, perdagangan bebas, marginalisasi kaum lemah, dan timbulnya gap relation antaara si kaya dan si miskin. Hasil tersebut telah membentuk suatu budaya baru bagi masyarakat, khususnya kaum muda remaja menjadi manusia yang terjebak dalam arus budaya pop.

Penghayatan Hidup dikalanagan Remaja yang Semakin Mendangkal

Ilustrasi di awal tulisan ini hanyalah sekelumit deskrispsi yang membuktikan eksistensi kecenderungan dalam diri manusia modern. Masih banyak contoh-contoh lain sebagai hasil dari globalisasi. kaum muda remaja dewasa ini lebih suka membaca komik atau main game daripada harus membaca buku-buku bermutu. Bacaan dengan analisis mendalam dan novel-novel bermutu hanya menjadi bagian kecil dari skala prioritas mereka, bahan-bahan bacaan seperti itu hanya tersentuh jika terpaksa atau karena tuntutan akademis.

Anda dapat mengelak bahwa gejala-gejala ini merupakan bentuk adaptif dari kemajuan zaman. Tapi, itu adalah rasionalisasi. Sebenarnya, kecenderungan manusia sekarang bukan hanya sekedar masalah mengikuti perkembangan zaman melainkan hal ini adalah masalah gengsi dan penghayatan hidup.

Bukti yang paling mengena adalah televisi, berbagai acara televisi semakin hari semakin jauh dari idealisme jurnalistik, bahkan semakin melegalkan budaya kekerasan, instanisasi, dan bentuk-bentuk kriminalitas. Sebagian tayangan-tayangan tersebut hanya semakin mendangkalkan sifat afektif manusia. Tayangan mengenai bencana alam, kemiskinan, perang, kelaparan, penemuan teknologi, pembelajaran budaya, dan lain sebagainya telah membuat sisi afeksi manusia tidak peka terhadap hal tersebut. Tidak ada proses batin dan intelektual lebih lanjut. Penghayatan nilai-nilai luhur semakin tereduksi.

Eksistensi kaum muda remaja hanya ditempatkan pada pengakuan-pengakuan sementara, misalnya seorang remaja dianggap eksistensinya ada jika remaja tersebut masuk menjadi anggota geng motor, menggunakan baju-baju bermerk, menggunakan blueberry, dugem, clubbing, melakukan freesex, ngedrugs, dan lain sebagainya. Eksistensi kaum muda remaja hanya dihargai sebatas kepemilikan dan status semata. Jika pendangkalan ini terus dipelihara dan dibudidayakan dikalangan remaja kita, makna dan penghargaan terhadap insan manusia semakin jauh. Hasilnya adalah menghilangnya penghargaan terhadap manusia lainnya, misalnya: perang, pemerkosaan, komersialisasi organ tubuh, trafficking, tawuran, dll. Contoh-contoh ini menjadi indikasi kehancuran sebuah kebudayaan yang dimulai dari pergeseran nilai-nilai budaya di kalangan kaum muda remaja kita. Dampak yang sangat menyedihkan dan mengkhawatirkan!

Solusi : Internalisasi


Seperti diungkapkan sebelumnya bahwa manusia sebagai homo significans, pada hakikatnya menjadikan manusia sebagai manusia pemberi makna. Jurus paling ampuh untuk mengatasi pendangkalan hidup post-modernisasi adalah pengendapan atau internalisasi. Internalisasi merupakan proses memaknai kembali makna-makna hidup. Makna hidup yang tadinya dihargai secara dangkal, kali ini digali dan diselami.

Ada dua metode internalisasi yang ditawarkan, yaitu budaya refleksi dan keheningan. Keduanya saling komplementer dan tidak dapat dipisahkan jika hendak melawan arus budaya pop. Refleksi membutuhkan suasana hening. Keheningan jiwa dapat tercapai saat berefleksi. Secara etimologis, refleksi berasal dari verbum compositum bahasa Latin re-flectere, artinya antara lain, memutar balik, memalingkan, mengembalikan, memantulkan, dan memikirkan. Kiranya, dua arti terakhir yang cocok untuk mendefinisikan refleksi dalam kerangka permenungan ini. Refleksi adalah usaha untuk melihat kembali sesuatu secara mendalam dengan menggunakan pikiran dan afeksi hingga dapat menemukan nilai yang mulia yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bekal hidup. Euforia budaya pop di masa globalisasi menawarkan begitu banyak hal yang hanya berakhir menjadi kesan-kesan tanpa satupun yang dapat dialami. Dengan budaya refleksi, kesan-kesan tersebut dapat diendapkan. Secara satu persatu pengalaman negatif maupun positif dapat dianalisis, dipertimbangkan, disimpulkan, dan akhirnya diendapkan dalam nurani. Proses inilah yang membuat kaum muda remaja dapat menyadari baik dan buruknya suatu sikap. Dalam proses ini juga kaum muda remaja diajak untuk menindaklanjuti berbagai pengalaman yang didapat, sehingga muncul nilai-nilai dari setiap kejadian yang dialami, dan tentunya nilai tersebut dapat menjadi bekal hidup selanjutnya.

Peran refleksi dalam kerangka ini juga sebagai nabi, untuk mengingatkan segala larangan ataupun perintah Tuhan yang diajarkan. Refleksi berperan menjadi fungsi kritis dalam diri kaum muda remaja. Saat ia mengalami pendangkalan nilai-nilai hidup dalam bentuk pragmatisme, konformitas buta dan sebagainya. Refleksi menunjukkan kesalahannya, dan mengarahkan kepada yang benar.

Oleh karena itu kita sebagai kaum muda remaja harus mampu merubah diri kita menjadi manusia yang bermakna bagi orang lain melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Usaha ini hanya bisa tercapai melalui usaha pribadi bukan orang lain, ada pepatah mengatakan jangan mengubah orang lain sebelum bisa mengubah diri sendiri. Selamat berefleksi wahai para remaja ... !

Jumat, 19 Februari 2010

pEnTinGnya KeSEDeRhaNaan DalaM HidOp.





ini lah salah satu pelajaran yang terindah di Mts.IKA PGA
tApi ini dagH diTamBaH kata2 dari Ustadz Muhammad Nuh


Nafsu manusia kadang seperti air. Tak pernah henti untuk selalu mengalir. Selama masih ada celah, di situlah air mengalir. Bedanya dengan air yang mengalir ke tempat lebih rendah, nafsu terus mengalir ke arah sebaliknya.

Manusia bisa dibilang makhluk yang jarang cepat puas. Selalu saja ujung dari sebuah pencarian lagi-lagi bertemu pada satu titik: kurang. Keadaan itu persis seperti orang yang selalu mendongak ke atas. Dan lengah menatap ke bawah.

Itulah kenapa orang tanpa sadar kehilangan daya peka. Kepekaannya dengan lingkungan sekitar menjadi tumpul. Bahkan mungkin, di tengah hiruk pikuknya mengejar yang atas, tanpa terasa kalau yang di bawah terinjak-injak. Jadi, pisau kepekaan bukan sekadar tumpul, bahkan berkarat sama sekali.

Orang menjadi tidak mampu menyelami apa yang terjadi di sekelilingnya. Sulit merasakan kalau di saat kita terlelap dalam keadaan kenyang, sejumlah tetangga terus terjaga karena menahan perut yang lapar. Sulit menangkap keinginan anak-anak tetangga untuk tetap bersekolah, ketika sebagian kita tengah sibuk mencari sekolah top buat anak-anak, berapa pun mahalnya.









Ketidakpekaan itu akhirnya menggiring diri untuk tampil tak peduli. Kesederhanaan menjadi barang langka. Ada semangat tampil serba wah. Ada bahasa yang sedang diungkapkan, “Saya memang beda dengan kalian!”

Ketika terjadi proses melengkapi kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, perumahan, pendidikan, dan mungkin hal-hal lain seperti alat komunikasi; ada pergeseran yang nyaris tanpa terasa. Sebuah pergerseran dari nilai fungsi kepada nilai gengsi.

Pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok itu tidak lagi menimbang sekadar fungsi, tapi lebih kepada gengsi. Ada sesuatu yang sedang dikejar dari proses pemenuhan itu: trend dan gengsi. Biasanya, nilai gengsi jauh lebih mahal dari nilai fungsi. Bahkan, bisa berkali-kali lipat.

Di sisi lain, ada semacam ketergantungan dengan penampilan mode yang tentu saja datang dari negeri pedagang budaya. Mereka begitu pintar mengemas barang dagangan dalam bentuk yang sangat menarik. Halus, tanpa kesan menggurui. Kemasan bisa melalui film, berita mode dan sebagainya. Tanpa sadar, orang sedang terhipnotis dalam cengkeraman para pedagang budaya. Repotnya, ketika pedagang budaya sebagian besar menuhankan hidup materialistis. Semua tanpa sadar menuhankan gengsi.

Mungkinkah perilaku konsumsi seperti itu hinggap dalam diri umat Islam? Masalahnya memang bukan sekadar muslim atau bukan. Tapi sejauhmana umat Islam memahami nilai budaya Islam. Dan membumikannya dalam kenyataan hidup sehari-hari.

Mereka yang tidak paham dengan Islam biasanya memang tidak peduli dengan urusan orang lain. Walaupun itu satu keyakinan. Tidak ada ajaran yang menyentuh hati mereka untuk mau memperhatikan nasib saudaranya. Hidup bagi mereka adalah diri mereka sendiri. Tidak ada hubungannya dengan orang lain.

Sementara Islam, sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Bahkan nilainya bisa sama dengan keimanan kepada Allah dan hari akhir. Rasulullah saw. bersabda, “Tidak beriman seorang di antara kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari Muslim)

Selain tumpulnya kepekaan dan kungkungan trend budaya orang lain, ada sebab lain yang membuat orang jauh dari sederhana. Itulah imperiority, atau merasa rendah di hadapan orang lain. Rasa rendah diri itu memompa segala daya yang dimiliki untuk tampil melebihi orang yang dianggap lebih. Paling tidak, ada kepuasan diri jika tampilan bisa dianggap lebih.

Penyakit seperti itu biasa hinggap di negeri-negeri jajahan. Mereka biasa hidup susah. Sementara para penjajah hidup mewah. Ketika kesempatan hidup mewah terbuka lebar, sifat rendah diri berubah menjadi jiwa eksploitasi. Apa pun yang bisa diraih, diambil sebanyak-banyaknya demi kepuasan tampil lebih.

Hal itulah yang diwaspadai Khalifah Umar bin Khaththab ketika mencermati para gubernurnya. Ia khawatir, di saat kesempatan terbuka lebar, para gubernur hilang kesadaran. Umar pernah menghukum Amru bin Ash, sang gubernur Mesir kala itu yang berbuat semena-mena terhadap seorang rakyatnya yang miskin.

Seorang gubernur yang bertugas di Hamash, Abdullah bin Qathin pernah dilucuti pakaiannya oleh Umar. Sang khalifah menyuruh menggantinya dengan baju gembala. Bukan itu saja, si gubernur diminta menjadi penggembala domba sebenarnya untuk beberapa saat. Hal itu dilakukan Umar karena sang gubernur membangun rumah mewah buat dirinya. “Aku tidak pernah menyuruhmu membangun rumah mewah!” ucap Umar begitu tegas.

Teladan lain pernah diperlihatkan sahabat Rasul yang bernama Mush’ab bin Umair. Pemuda kaya ini tiba-tiba berubah drastis ketika memeluk Islam. Ia yang dulu selalu tampil trendi, serba mewah, menjadi pemuda sederhana yang hampir seratus persen berbeda dengan sebelumnya. Bahkan Mush’ab rela meninggalkan segala kekayaannya demi menunaikan dakwah di Madinah.

Ada yang menarik dari seorang mantan duta besar Jerman untuk Al-Jazair. Beliau bernama Wilfred Hoffman. Setiapkali mengunjungi pesta kalangan diplomat atau pejabat negara, isterinya selalu menjadi pusat perhatian.

Pasalnya, di acara-acara bergengsi seperti itu, isterinya tidak pernah mengenakan busana dan perhiasan mewah. Sebuah kenyataan di luar kelaziman buat kalangan petinggi negara seperti Jerman. Bagaimana mungkin seorang duta besar negara kaya bisa tampil ala kadarnya. Padahal, para pejabat dari negara miskin saja bisa tampil gemerlap. Ada apa?

Ternyata, Hoffman dan isterinya memang sengaja seperti itu. Ia lebih memilih hidup sederhana, ketimbang tampil mewah. Justru, dengan tampilan seperti itulah, Hoffman dan isterinya lebih dianggap daripada dubes dan pejabat lain yang hadir.

Meraih segala kemampuan materi memang sulit. Tapi lebih sulit lagi mengendalikannya menjadi tampilan sederhana. Karena nafsu memang tidak pernah berhenti mengalir ke segala arah...

Kamis, 18 Februari 2010

terNYata NgoMong leBih MudaGh darI melAkuKanYa

tadi pagI ...tek tek tek..(suara gerak langkah aq masuk ke Kelas). aQ psIng sekali nGadapiN anak Kelas VII B MauNya marah ja. Abes Nakal luar biasa..jadi pagI tadi Tuhhh aQ kaBur keluar Kelas begithu saja, tanPa PaMit...ame murid-murid....NakAl nya luar Biasa..dihukUm malah cUke,Coba aja kmu ByanGkan Dahsyatkan nkaLnya luar biasa anak Mts.Sirajul Ulum bAru Aq TaHu..raseNye Mau MukUl Mereka. taPi takUt aja mreKa Tidak senenG ama Qw...skRang aQ bIngUng, Kita ynG nGmOng diDepan MrEka pada RiBut ndax DiDepan mau pUn bELkNg Kelas..adUhhh capek..capek, KlaU beGiNi terUS gW biSa StREs NgadaPin mEReka.ya Tuhan Qu Ya AlLAh Beri hamba kekuatan tuk NgadaPin siswa-siswa disekolah ini..ya AlLAH...aBies BinGUng nGadapin mEreka...

aHhG dari pusing aQ peRgi k KanTor duduk bantu Ngerjain tugas dan bantu-bantu TU(tata usaha).
emNg sih pada awalnya Aq bilang aq bisa Ngadapin mereka semua tapi setelah aQ perhatikan dari hari pertama hingga saat ini belum ada perubahan sama sekali...biNgung-biNgung..

PulnG dari sekolah Laper sekali, lari dulu nyari nasi tuk makan setelah makan nonton sejenak sambil nunggu Jam 14.15,jam segitu gw ada Ujian Rasanya NgantuK sih tapi Mo Gimana aGie..kan Kewajiban Sehari-hari Qw..amBil kepikiran nieeH ame Die, aP JacH yanG sDanG diBuatNYa..ap kbaR diA dicAna...






Ya Allah, jika hambA bercinta lagi.cintakan lah hamba pada seseorang yang melabuhkan cintanya kepada-Mu.agar bertambah kekuatan ku dalam mencintai-Mu...

Ya Muhaimin.Jika hamba-Mu jatuh hati,izinkanlah aku menyentuh seorang insan yang hatinya tertaut pada-Mu.agar tidak terjatuh diriku dalam jurang cinta nafsu...

Ya Rabbana. jika hamba mu merindu, Rindukanlah diri inipada seseorang yang merindui syahid dijalan-Mu..

Ya Allah jika hamba mu menikmati cinta kekasih-Mu,janganlah itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat dispertiga malam terakhir...





YA ALLAH JIKA HAMBAMU JATUH HATI
PADA KEKASIH-MU,JANGANLAH BIARKAN DIRIKU
TERLATIH DAN TERJATUH
DALAM PERJALANAN PANJANG
MENYERU MANUSIA
KEPADA-MU...

Rabu, 17 Februari 2010

apA yanG H4rUs aQ QuRbanKn UnTuk Kmu Please..?


Ku berjalan Terus tanpa henti..
Kulalui harI ini dengan cnDri..semua snGat memBosankan
sMua yang ada adalah Sngat mnyebalkan...
sekrng ndx taHu napa..Gw sUke skali Mrah-marah
marahin temen-temen
marahin siapa saja Deghh..
gw emanG sIeehh nDx MaU menGlah..
aBiees gW saNgat berat sekali jalanin ini semua tanpa kmU
tanPa kMu dsiNi..
qw Berat sekali tuk MElupkan Itu semua walauPun hanya SbNtar aQ mNgenal KmU..
qW kaNgen Berat,gW kanGen seteNgah Mati ama KmU..
smGa aja KmU taHu...
sEbNar na Gw SyanG bangeT ama KmU.. walaupun ombak Yg menerJNg aQ sampai PinGsan sekalipUn..Gw TetaP menYayanGi KmU lebih dari aQ menyaYanGi diri Ku ini..
mSki KmU meMbnCi qU kRna aQ memaNg tidaklah semPurna Yang KaU IngInkan..
aQ nGx Punya Apa-apa... yang Aq Punya Hnyalah mata hati Untuk MnegEnal Cinta yang diBeriKaN Oleh Tuhan Qu..
Aq bnCi denGan DiriKu,
aq Bnci Semua Ini..
aq BenCi Ketdakpastian
aq bencI keBohongaN
ya Allah ya muQallibal Qulub sabbit Qalbi 'ala diniq wala tha 'atiq
ya Allah yang memberi ketenangan berikn hamba ketenagan pada hidup qU ini..

seKrNg mau BelajR menGabdikan Diri pada masyarakat denGan Ilmu yang Qw milki..
sNEnG sekali bisa bantu orang -orang yang membutuhkan n Orang yang keadaan terdesak..
selalu ingin melakukan sesuatu tanpa imbalan, tulus ihklas hanya Rido Allah FISABILILILLAH..
Hidup ini hanya satu kali..bener-bener lah dalam hidupMu..
met Tinggal Farmville,ninja saga,dll

Rabu, 10 Februari 2010

aQ tak saNGgup



QW taq sanGgup bila lama-lama tak ketemu Dia...maKin aQ coba melePukan Dia dengan berBagai Cara apapun.ternyata itu tidak aDa aRtina.Gw ngx saNggup ya Rabb...dari pegi jalan bareNg ame temen-temen dengarin Muzik rock,pop,DanGdut tambah agiee...StrEss sTresss maen Gitar,,ngUmpul nd Bercerita aMe murid-Murid...paliNg paliNg cuman sekedar aJa Seh,pada hal bnyak bah Yg piNgen Jadi kekasihku..Tetapi semuanya percuma aja qw skrg BinguNg knpa setiap yg DaTng pada Gw,gw Ngx Bsa kelAin Hati..ya ame Die..swear degh..aPa cekrg Gw Kemakan Batu Na AtaO kena GETanYa...TetaPi qUA bUKAn penJhat lohggH..wajR dUnK GwA cuka Ama Cwek.bukan Playboy N Bukan mUnaFiQkan seperti PaK taNi,atau tukang keBun yang suka Pada TanamanNya atau tanaman OrG Laen kan wajar..tukanG kebun tentu Boleh Dung menyUkai bAnyak macam-macam Bunga yang ia pandang dan meNUrutnya Indah..nd cuKa kan lum tentu Juga yang memiliki..cuka Kan lumRah sebagai maNucia biasa Kan Harus ghitu, seperti cinta PemerIntah kepada RakyatNya Ngx Boleh PandaNg siapaPun..TaPi HatI harus TetAp satU YAiTu PilIHan Mu.
aQ takm aDe Niat UnTuk MenYakiTi Kmu..pLeasEee..apa Kmu Mau cInta jelas Mau DunG..Cinta Itu INdah Jika Ada yG kita Cintai....

Rasa cukA Itu Juga qw daPTKAN sEkraNg di Cekulah nii Tepat na D MTS SIraJul UlUm...KmU bOLEH ByanGkan Taq Gw Bukan GnTENG tapi kaTe siswa Nd siswi BapaK TUH nGAnGeniN..
APA LAGI siswi yang Cwek baPak ajarin kami duNkk..Mau nya Qw yG NgaJrin Mreka TeUs..
kata GurU-guru di KAntOr sambIl duduk Minum air pada waktu istirahat..MuriD nya tuh pak BnyaK Yang SaLAm tuhgg..Gya Na.. ap Qw Yg KePedEan ya...aTau emNg beneR..abiEss Guru-guru satu kerja yg bIlang sendiri...
tapI gw MeraSA seneng banGet law murid-murid Qw cuka Ame Qw..tUhkan BagUss,Biar pelJran yg diBerikan Mudah DiSerap..

Senin, 08 Februari 2010

SKrNg gw NGajR Di Mts PonPEs Sirajul Ulum

assalamulaikum wr.wb
kalimat itu selalu Qw lontarkan kepada murid-murid NiEE..qw senenG bsa ketemu Murid yG baEk-baek di cKulah Ini...tapi gw pada khwaTir NEEii..sebagian Murid qw banyak Cewek..nD murid yang cwek Qw pada suka Lirik-lirik qw.Gw kaDaNg KdAng SAltiNg(salah Tingkah).yang CowokNya segan secaLi dengan Qw..ndx tau napa..?...apa gaya gW mengajar dengan gaya agak nyantai ya atau kaRna agak GokIl siech..Cetiap qW masUk ke kelas...mEreka cuka cekali tanya-tanya...soal qw..Repottt n tanya laen-laen Degh.
jadi Teringat lah waktu Gw perkenlan...gw dah nyebUtkan nama Gw nD qw Mo NyebUtkan nama FacebOok..wah pada hebohhh tugh..ternyata mereka cuka cekali dengan yang namanya OnlIne lewat FB..dSaR anak sKrNg pada ModErn modeRn...qW sieh taq mau aja namA FB Gw Mereka tau..jDi qW taq berikan Fb Qw..taKut mereka ikut-Ikutan Gya My TeaCher na niEE..heheheh

Senin, 01 Februari 2010

First one day Jdi Bantu2 paRa TeaCher...DuLu laghH..



waH Enx Juga ya nGjar siswa Kelas 3 apLaGi kita Mnguasai Mata pelajaran itu .Tadi paGi qw diMintai MngJrkan Bhasa InggRis mY FaViorit Lesson oleh KePsek.
...Gw Bsa eNjoy Bersame aDek2 jaDi mUridQ..Gw AjRkaN keCeriaan Dlm mNGAjR saNgat BerBeda SkalI Dg guRu2 LaeN.kRna Gw mRsa ini aDlah mEtoDe yNg tepat Tuk SAAT INI..yG pENtING MeReKA fAHAM


ap Yg MReka PelajRi haRi ini...ini slah SaTu PnGlamN yG baru..Bgi aQ..ap Kmu PinGen diajarkan SeperTi mEreka..tunGGu BeLum SAAtnya..Gw MaSeH Beljar Tuk Itu...apa yg aq lakUkan KrNa qw CINTA DAMAI..Percaya akan masa Depan yng penuh Keceriaan...

law Kita BelJaR darI penGalamaN Enaxxxx Loch....


SITUASI KELAS 3 SAAT ITU
1. Tertawa Rilex (membuat kelucuan dlam belajr agr tidak tegang)
2. BerCerita (perkenalan )
3.tanya jawab (menanyakan apa yang tidak bisa)
4. Belajar disiplin (tepat waktu mengrjakan soal)
5.Belajar unutuk jadi diri sendiri (menunjukan karakter masing-masing)
6. Penghormatan (kepada yg lebih tua)
7. saling menghargai temen2..KAMU PINGEN DIHARGAI DUnKKK
8. tidak mengenal perbedaan dalam status sosial dll
9.Kerelaan untuk belajar( sadar diri akan pnting belajr)
10. Bebas terikat (mereka diberikan kreatifitas sendiri sesuai aturan yang beralaku)