Assalamualaikum Every Body Welcome to my blog Tono Khisimoto Iruka Tansal and i hope usefull for me and you

Advertisement (468 x 60px )

Senin, 13 Juli 2009

Awar Awar


Awar Awar

(Ficus septica Burm.L)

Sinonim :
Ficus hauili Blanco, Ficus casearia F. v. Mueller ex Benth, Ficus kaukauensis Hayata.

Familia :
Moraceae

Uraian :
Pohon atau semak tinggi , tegak 1-5 meter. Batang pokok bengkok bengkok, lunak, ranting bulat silindris, berongga, gundul, bergetah bening. Daun penumpu tunggal, besar, sangat runcing, daun tunggal, bertangkai, duduk daun berseling atau berhadapan, bertangkai 2,53 cm. Helaian berbentuk bulat telur atau elips, dengan pangkal membulat, ujung menyempit cukup tumpul, tepi rata, 9-30 kali 9-16 cm, dari atas hijau tua mengkilat, dengan banyak bintik-bintik yang pucat, dari bawah hijau muda, sisi kiri kanan tulang daun tengah dengan 6-12 tulang daun samping; kedua belah sisi tulang daun menyolok karena warnanya yang pucat. Bunga majemuk susunan periuk berpasangan, bertangkai pendek, pada pangkaInya dengan 3 daun pelindung, hijau muda atau hijau abu-abu, diameter lebih kurang 1,5 cm, pada beberapa tanaman ada bunga jantan dan bunga gal, pada yang lain bunga betina. Buah tipe periuk, berdaging , hijau-hijau abu-abu, diameter 1,5 - 2 cm. Waktu berbunga Januari - Desember. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Jawa dan Madura; tumbuh pada daerah dengan ketinggian 1200 m dpl, banyak ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka.

Nama Lokal :
Nama Daerah: Sirih popar (Ambon) Tagalolo, Bei, Loloyan (Minahasa); Ki ciyat (Sunda); Awar awar (Jawa); Bar-abar (Madura); Awar awar (Belitung); Tobotobo (Makasar); Dausalo (Bugis); Bobulutu (Halmahera Utara); Tagalolo (Ternate). NAMA ASING: Papua New Guinea: omia (Kurereda, Northern Province), manibwohebwahe (Wagawaga, Milne Bay), bahuerueru (Vanapa, Central Province). Philippines: hauili (Filipino), kauili (Tagalog), sio (Bikol). NAMA SIMPLISIA Fici septicae folium; daun awar-awar

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Daun Ficus septica dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis dan Escherichia coli secara in vitro, hasil pengujian bioautografi dilaporkan bahwa 4 g ekstrak daun awar awar yang larut dalam Metanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Antofin (5 g) berefek sebagai antibakteri (B. subtillis, M flavus dan E. Coli)

Pemanfaatan :

Bagian yang Digunakan

Daun digunakan untuk obat penyakit kulit, radang usus buntu, mengatasi bisul, gigitan ular berbisa dan sesak napas.

Akar digunakan untuk penawar racun (ikan), penanggulangan asma; di samping itu daun dapat menyebabkan muntah.

Getah dimanfaatkan untuk mengatasi bengkak-bengkak dan kepala pusing.

Buah untuk pencahar.

Pemakaian di Masyarakat:

Untuk mengobati bisul:

5 lembar daun dicuci dan digiling halus; ditambah garam secukupnya, kemudian digunakan sebagai kompres pada bisul (1-2 kali sehari).

Komposisi :
Tumbuhan ini mengandung alkaloida, yaitu antara lain (-)-tilosrebrin (hauptalkaloid), tiloforin, septisin, dan antofin, selain itu juga mengandung flavonoida.

Kaktus Pakis Giwang


Kaktus Pakis Giwang
(Euphorbia milii Ch.des Moulins)
Sinonim :
E. splendens, Bojer.
Familia :
Euphorbiaceae
Uraian :
Tumbuh tegak, tinggi mencapai 1 m., pada umumnya sebagai tanaman hias di taman, mengandung getah. Batang warna coklat, berduri kasar. Daun tunggal bentuk bundar telur dengan ujung lebih bulat dari pangkal, pinggir rata, warna hijau. Bunga bertangkai, ada yang tunggal dan ada yang majemuk (Khas disebut siatium), warna bermacam-macam, ada yang 0ranye, kuning, dadu dan sebagainya.
Nama Lokal :
Kaktus Pakis Giwang (Indonesia); Tie hai tang (China).;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Perdarahan haid, Bisul, Radang kulit, luka bakar, kena air panas; Hepatistis;
Pemanfaatan :
AGIAN YANG DIPAKAI.
Seluruh tanaman, pemakaian segar.

KEGUNAAN.
1. Bunga: Functional uterine bleeding (Perdarahan menstruasi yang
fungsionil).
2. Batang: Hepatitis.
3. Daun: Bisul, radang kulit bernanah (Piodermi), tersiram air panas,
luka bakar.

CARA PEMAKAIAN:
1. Functional uterine bleeding:
10-15 bunga segar, ditambah daging, direbus sebagai soup.

2. Bisul dan radang kulit bernanah:
Daun segar dilumatkan, ditambah gula merah secukupnya,
ditempelkan ke tempat yang sakit.

3. Hepatitis: 9-15 gram batang segar, direbus, minum airnya.

PERHATIAN:
Bila timbul mencret (diarrhea) yang berlebihan setelah minum obat ini, minum rebusan Glycyrrhiza uralensis (Gancao) sebigai antidote.

NOTE : Glycyrrhim uralensis = G. glabra L. = Kayu Manis (kayu legi).

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Terasa pahit, astringen, netral, sedikit beracun (toxic). Bunga menghentikan perdarahan. (Hemostatik), batang dan daun sebagai anti pembengkakan (anti-swelling) clan anti radang (anti-inflammasi).

Selasa, 07 Juli 2009

KAMBOJA ( plumiera rubra L.C Acutifolia)

Morfologi kamboja. Daerah asal tumbuhan ini dari amerika tropikdan Afrika, Termasuk tanaman hias, Varitas tumbuhan kamboja terdiri dari beberapa jenis antara lain : kamboja putih dan kamboja merah/kamboja Jepang . Batang : batang berkayu keras tinggi, mencapai 6 meter, percabangannya banyak, batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkok dan bergetah. Daun : daun hijau,berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat- urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat, Bunga : bunganya berbentuk terompet,muncul pada ujung-ujung tangkai, daun bunga berjumlah 5 buah, berbunga sepanjang tahun. syarat tumbuh : tumbuh subur didataran rendah sampai ketinggian tanah 700 m diatas permukaan laut, tumbuh subur hampir disemua tempat dan tidak memilih iklim tertentu untuk berkembang biaknya.
KEGUNAAN DAN CARA PEMAKAIAN
1. Kencing nanah (Gonorrhea)
Bahan : 1 potong akar kamboja
cara membuat : direbus dengan gelas air sampai mendidih
cara menggunakan : diminum 1 kali sehari 1 cangkir

2. Patek, puru ( Frambusia )
Bahan : 2 sirap kulit kamboja
cara membuat : ditumbuk halus dan direbus dengan 1 cerek air sampai mendidih.
cara menggunakan : digunakan untuk mandi dan menggosok yang luka

3. memulihkan bengkak
Bahan : 1 sirap kulit kamboja
cara membuat : ditumbuk halus dan direbus dengan 0,5 cerek air sampai mendidih.
cara menggunakan : diguankan untuk merendam bagian tubuh yang bengkak.

4. Bisul
a. Bahan : daun kamboja dan minyak kelapa
cara membuat : daun kamboja dilemaskan dan diolesi dengan minyak kelapa.
cara menggunakan : ditempelkan pada bagian yang bisul.
b. Bahan : getah kamboja
cara membuat : ambil getah getah dari pohonnya
cara menggunakan : oleskan pada bagian yang bisul.

Jumat, 03 Juli 2009

Khasiat Tanaman KACAPIRING

Sehat dengan tanaman obat

Kaca piring ( Gardenia augusta)
banyak dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hijau yang memiliki aroma bunga harum. kaca piring termasuk tumbuhan perdu yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat. Kacapiring mudah tumbuh disembarang tempat, baik didaerah dingin maupun panas. namun, tumbuhan ini lebih cocok didaerah pegunungan atau lokasi yang tinggi lebih dari 400 meter diatas permukaan laut. Batang pohonnya mampu mencapai ketinggian berkisar 1-2 meter. bunganya berukuran besar bentuknya indahnya mirip dengan bunga ,mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. daunnya berbentuk oval, tebal, licin dan permukaan telapak daun bagian atas mengkilap. karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi. sedang pengembang biakan ini dapat dilakukan dengan cara stek.

KEGUNAAN DAN CARA PEMAKAIAN
1. Diabetes melitus
Bahan : 12 lembar daun kaca piring
cara membuat : direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih tersisa satu gelas cara menggunakn : diminum sekaligus dan diulangi secara rutin setiap hari.
2. Sariawan
Bahan : 7 lembar daun kaca piring, 2 sendok makan madu dan 1 potong bgula aren.
cara membuat : daun kacapiring diremas-remas dan ditambah dengan 1 cangkir air disaring. kemudian dicampur dengan madu dan gula aren dan diaduk sampai merata.
cara menggunakan : diminum dan diulangi setaiap 2 hari sekali.
3. Demam
Bahan : 7 lembara daun kacapiring dan 1 potong gula batu
cara membuat : dau kacapiring diremas-remas dengan 1 gelas air dan disaring. Kemudian dicampur dengan gula batu dan diaduk sampai merata.
cara menggunakan : diminum
4. Susah buang air besar
Bahan : 3 biji buah kacapiring
cara membuat : direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas
cara menggunakan : diminum
KANDUNGAN
Kandungan Kimia : kacapiring ( Gardenia augusta dan gardenia jasminoides ) dari penelitian para ahli diketahui mempunyai senyawa kandungan zat minyak menguap. tersebut antara lain mengandung unsur linaloldan styrolyl