Assalamualaikum Every Body Welcome to my blog Tono Khisimoto Iruka Tansal and i hope usefull for me and you

Advertisement (468 x 60px )

Senin, 13 Juli 2009

Kaktus Pakis Giwang


Kaktus Pakis Giwang
(Euphorbia milii Ch.des Moulins)
Sinonim :
E. splendens, Bojer.
Familia :
Euphorbiaceae
Uraian :
Tumbuh tegak, tinggi mencapai 1 m., pada umumnya sebagai tanaman hias di taman, mengandung getah. Batang warna coklat, berduri kasar. Daun tunggal bentuk bundar telur dengan ujung lebih bulat dari pangkal, pinggir rata, warna hijau. Bunga bertangkai, ada yang tunggal dan ada yang majemuk (Khas disebut siatium), warna bermacam-macam, ada yang 0ranye, kuning, dadu dan sebagainya.
Nama Lokal :
Kaktus Pakis Giwang (Indonesia); Tie hai tang (China).;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Perdarahan haid, Bisul, Radang kulit, luka bakar, kena air panas; Hepatistis;
Pemanfaatan :
AGIAN YANG DIPAKAI.
Seluruh tanaman, pemakaian segar.

KEGUNAAN.
1. Bunga: Functional uterine bleeding (Perdarahan menstruasi yang
fungsionil).
2. Batang: Hepatitis.
3. Daun: Bisul, radang kulit bernanah (Piodermi), tersiram air panas,
luka bakar.

CARA PEMAKAIAN:
1. Functional uterine bleeding:
10-15 bunga segar, ditambah daging, direbus sebagai soup.

2. Bisul dan radang kulit bernanah:
Daun segar dilumatkan, ditambah gula merah secukupnya,
ditempelkan ke tempat yang sakit.

3. Hepatitis: 9-15 gram batang segar, direbus, minum airnya.

PERHATIAN:
Bila timbul mencret (diarrhea) yang berlebihan setelah minum obat ini, minum rebusan Glycyrrhiza uralensis (Gancao) sebigai antidote.

NOTE : Glycyrrhim uralensis = G. glabra L. = Kayu Manis (kayu legi).

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Terasa pahit, astringen, netral, sedikit beracun (toxic). Bunga menghentikan perdarahan. (Hemostatik), batang dan daun sebagai anti pembengkakan (anti-swelling) clan anti radang (anti-inflammasi).

Selasa, 07 Juli 2009

KAMBOJA ( plumiera rubra L.C Acutifolia)

Morfologi kamboja. Daerah asal tumbuhan ini dari amerika tropikdan Afrika, Termasuk tanaman hias, Varitas tumbuhan kamboja terdiri dari beberapa jenis antara lain : kamboja putih dan kamboja merah/kamboja Jepang . Batang : batang berkayu keras tinggi, mencapai 6 meter, percabangannya banyak, batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkok dan bergetah. Daun : daun hijau,berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat- urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat, Bunga : bunganya berbentuk terompet,muncul pada ujung-ujung tangkai, daun bunga berjumlah 5 buah, berbunga sepanjang tahun. syarat tumbuh : tumbuh subur didataran rendah sampai ketinggian tanah 700 m diatas permukaan laut, tumbuh subur hampir disemua tempat dan tidak memilih iklim tertentu untuk berkembang biaknya.
KEGUNAAN DAN CARA PEMAKAIAN
1. Kencing nanah (Gonorrhea)
Bahan : 1 potong akar kamboja
cara membuat : direbus dengan gelas air sampai mendidih
cara menggunakan : diminum 1 kali sehari 1 cangkir

2. Patek, puru ( Frambusia )
Bahan : 2 sirap kulit kamboja
cara membuat : ditumbuk halus dan direbus dengan 1 cerek air sampai mendidih.
cara menggunakan : digunakan untuk mandi dan menggosok yang luka

3. memulihkan bengkak
Bahan : 1 sirap kulit kamboja
cara membuat : ditumbuk halus dan direbus dengan 0,5 cerek air sampai mendidih.
cara menggunakan : diguankan untuk merendam bagian tubuh yang bengkak.

4. Bisul
a. Bahan : daun kamboja dan minyak kelapa
cara membuat : daun kamboja dilemaskan dan diolesi dengan minyak kelapa.
cara menggunakan : ditempelkan pada bagian yang bisul.
b. Bahan : getah kamboja
cara membuat : ambil getah getah dari pohonnya
cara menggunakan : oleskan pada bagian yang bisul.

Jumat, 03 Juli 2009

Khasiat Tanaman KACAPIRING

Sehat dengan tanaman obat

Kaca piring ( Gardenia augusta)
banyak dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hijau yang memiliki aroma bunga harum. kaca piring termasuk tumbuhan perdu yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat. Kacapiring mudah tumbuh disembarang tempat, baik didaerah dingin maupun panas. namun, tumbuhan ini lebih cocok didaerah pegunungan atau lokasi yang tinggi lebih dari 400 meter diatas permukaan laut. Batang pohonnya mampu mencapai ketinggian berkisar 1-2 meter. bunganya berukuran besar bentuknya indahnya mirip dengan bunga ,mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. daunnya berbentuk oval, tebal, licin dan permukaan telapak daun bagian atas mengkilap. karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi. sedang pengembang biakan ini dapat dilakukan dengan cara stek.

KEGUNAAN DAN CARA PEMAKAIAN
1. Diabetes melitus
Bahan : 12 lembar daun kaca piring
cara membuat : direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih tersisa satu gelas cara menggunakn : diminum sekaligus dan diulangi secara rutin setiap hari.
2. Sariawan
Bahan : 7 lembar daun kaca piring, 2 sendok makan madu dan 1 potong bgula aren.
cara membuat : daun kacapiring diremas-remas dan ditambah dengan 1 cangkir air disaring. kemudian dicampur dengan madu dan gula aren dan diaduk sampai merata.
cara menggunakan : diminum dan diulangi setaiap 2 hari sekali.
3. Demam
Bahan : 7 lembara daun kacapiring dan 1 potong gula batu
cara membuat : dau kacapiring diremas-remas dengan 1 gelas air dan disaring. Kemudian dicampur dengan gula batu dan diaduk sampai merata.
cara menggunakan : diminum
4. Susah buang air besar
Bahan : 3 biji buah kacapiring
cara membuat : direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas
cara menggunakan : diminum
KANDUNGAN
Kandungan Kimia : kacapiring ( Gardenia augusta dan gardenia jasminoides ) dari penelitian para ahli diketahui mempunyai senyawa kandungan zat minyak menguap. tersebut antara lain mengandung unsur linaloldan styrolyl

Selasa, 10 Februari 2009

PUISI KAMUKAH CINTA…?

menggenggamku karena cinta
dalam pikir yang menggelayuti
dimana bertumbuhan sekar yang membiru
di perapian tungku yang membara
dihiasakan di atas kaca hati
bersama cerita tertoreh lewat pena bulu
cerita dalam keberuntungan…
masihkah akan berada dipihakku..
mungkin lenyap ketika sang bayu memintanya
merampas sudah sebagian hatiku
lalu beterbangan angkasa…
lalu selirih…mengepak…
juntaian sayapnya menebas seluruh mata
membisikkan …
kamukah cinta…?